Langsung ke konten utama

Perencanaan kota


Penataan kota berdasarkan fungsinya yaitu contohnya kota Makassar sebagai kota dagang dan sebagai pintu masuk menuju ke Indonesia timur, Pengaturan Tata Ruang Kota Makassar berpedoman kepada Peraturan Daerah kota makassar tentang Rencana Umum Tata Ruang Wilayah Pengembangan Kota makassar. Berdasarkan Perda tersebut terdapat 7 fungsi yang diemban oleh Kota Makassar yaitu :
a). Pusat Perdagangan dan Jasa
b). Industri
c). Pemerintahan
d). Pendidikan dan Kebudayaan
e). Pusat Pelayanan Kabupaten
f). Pariwisata
g). Pusat Sub Wilayah

Mengapa dalam melakukan penataan ruang kota harus berdasarkan pada fungsi penunjanganya karena untuk mengurangi pemusatan kegiatan di pusat kota, maka pengembangan di distribusikan ke pinggiran kota sesuai dengan kecenderungan perkembangan dan potensi yang dimiliki. Untuk menunjang perkembangan kota yang terarah dan efisien serta memiliki tingkatan pelayanan yang baik, maka Kota Makassar dibagi menjadi bagian-bagian wilayah kota. Pertimbangan dalam pembagian Bagian Wilayah Kota (BWK) yaitu :
1). Homogenitas dan intensitas perkembangan BWK yaitu konsentrasi dominasi guna lahan saat ini.
2). Pola jaringan jalan dan pola pergerakan yaitu aksesibilitas yang baik.
3). Pusat lingkungan (Pusat BWK/ Pusat Sub BWK) ditentukan berdasarkan banyaknya fasilitas dan utilitas yang dimiliki.
4). Beberapa pusat lingkungan dialokasikan berdasarkan fungsi eksisting sebagai pusat pelayanan masyarakat.
5). Pusat-pusat tersebut mengakomodasikan fungsi Bagian Wilayah Kota yang bersangkutan. Berdasarkan perhitungan tersebut Kota Makassar dibagi menjadi 9 (sembilan) Bagian wilayah Kota (BWK), yaitu :
Dalam sistem Tata Ruang Nasional (PP No. 47 Tahun 1997) Makassar merupakan Kawasan Andalan indonesia Timur, yaitu kawasan yang mampu berperan mendorong pertumbuhan ekonomi bagi kawasan tersebut dan kawasan sekitarnya. Selain sebagai kawasan andalan, Kota Makassar merupakan Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dengan prioritas pengembangan kota adalah di sektor perdagangan dan industri kecil/ rumah tangga. Kota Makassar merupakan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) di wilayah indonesia timur,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

makalah tentang Ruang Terbuka Hijau dalam perencanaan kota

Ruang Terbuka Hijau Dalam Perencanaan Kota Penulis : Febry Aristian Jurusan Teknik Perencanaan wilayah dan kota Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar                                                                                                                                 Abstrak Kota merupakan tempat para warga melangsungkan berbagai aktivitasnya, sehingga pengembangannya mestinya diarahkan agar dapat memenuhi tuntutan kebutuhan fisik dan spiritual. Tapi banyak ditemukan suatu kota yang perencanaannya dilakukan secara kurang memadai, sehingga menjadi lesu. Dalam makalah ini membahas tentang peran RTH dalam perenca...

Panduan singkat bermain ZYNGA POKER Facebook

Dewasa ini beragam game ZYNGA Facebook sudah tak asing lagi bagi para facebookers. Seperti halnya ZYNGA TEXAS HOLDEM POKER yang sudah terkenal keberadaannya. Bahkan, banyak orang yang rela membuat banyak account fb, hanya untuk bermain ZYNGA POKER Facebook . Walaupun ZYNGA TEXAS HOLDEM POKER menggunakan CHIPS yang sebagai duit virtual / bohongan, tidak sedikit yang rela mengeluarkan duit asli untuk sekedar membeli chip virtual tersebut dengan bermacam-macam alasan.

ANTARA TATA GUNA LAHAN DAN TRANSPORTASI

Indonesia merupakan Negara yang luas, terdiri dari beribu pulau dengan jumlah penduduk yang besar. Semakin meningkatnya pertumbuhan jumlah dan kebutuhan penduduk, semakin meningkat pula kebutuhan tempat atau lahan untuk tempat kegiatan dan tentunya prasarana untuk menunjang dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa lingkungan identik dengan lahan. Sikap serta kebijaksanaan masyarakat terhadap lahan akan menentukan aktifitasnya. Aktifitas itulah yang akan meninggalkan bekas di atas lahan. Seiring dengan perkembangan waktu, transportasi dan pengunaan lahan menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan. Dalam konteks perencanaan, transportasi dan penggunaan lahan memiliki tujuan yang terarah dan spesifik. Di dalam sistem transportasi, tujuan perencanaan adalah menyediakan fasilitas untuk pergerakan penumpang dan barang dari satu tempat ke tempat lain atau dari berbagai pemanfaatan lahan. Sedangkan di dalam penggunaan lahan, tujuan dari per...